berhala

  • Kiamat tidak akan terjadi sebelum ada orang Islam bersekutu dengan bukan Muslim, kembali sembah berhala

    Menurut Ibnu Katsir dalam karyanya: Imam Ahmad meriwayatkan; daripada Tsauban sabda Rasulullah SAW (mafhumnya):

    Sesungguhnya Allah telah mengerutkan bumi di hadapanku, sehingga saya dapat melihat negeri-negeri timur dan barat. Dan sesungguhnya, kerajaan umatku akan mencapai bahagian-bahagian bumi yang dikerutkan itu. Dan sesungguhnya saya telah diberikan dua gudang kekayaan, yang merah dan yang putih (emas dan perak). Dan sesungguhnya saya telah memohon kepada Tuhanku, agar umatku tidak dibinasakan dengan kemarau yang merata, dan agar mereka tidak dikuasai oleh musuh, selain diri mereka sendiri yang merampas kejayaan mereka. Dan sesungguhnya Tuhanku yang Maha Perkasa, lagi Maha Tinggi berfirman: Wahai Muhammad, sesungguhnya apabila Aku telah memutuskan suatu keputusan, maka tidak akan boleh ditolak. Sesungguhnya Aku telah mengabulkan (menerima) permohonanmu bagi umatmu, yakni mereka tidak akan dibinasakan dengan kemarau yang merata, dan takkan dikuasai oleh musuh selain diri mereka sendiri yang merampas kejayaan mereka, sekalipun mereka dikepung dari segala penjuru bumi – atau Allah berfirman; orang-orang yang tinggal di segala penjuru bumi – melainkan sebahagian daripada mereka membinasakan sebahagian yang lainnya, dan sebahagian mereka menawan sebahagian lainnya. Adapun yang saya khuatirkan terhadap umatku, tidak lain adalah pemimpin yang menyesatkan. Dan apabila pedang diletakkan di tengah umatku, maka tidak akan diangkat lagi daripada mereka sampai hari kiamat. Dan tidak akan terjadi kiamat, sehingga ada beberapa kabilah daripada umatku yang bergabung (bersekutu) dengan orang-orang musyrik (orang mempersekutukan Allah), dan sehingga adanya beberapa kabilah daripada umatku yang kembali menyembah berhala. Dan sesungguhnya akan muncul di tengah umatku, tiga puluh orang pendusta, masing-masing mengaku dirinya nabi, padahal saya adalah penutup para nabi. Tidak ada nabi lagi selepas saya. Namun akan sentiasa ada segolongan umatku yang membela kebenaran. Mereka tidak peduli terhadap sesiapa pun yang melawan mereka, sampai datangnya perintah Allah (maksudnya kiamat).

  • Kiamat tidak akan terjadi sehingga kabilah Daus murtad

    Menurut Ibnu Katsir dalam karyanya: Diriwayatkan oleh al-Bukhari: Daripada Abu Hurairah; pernah saya mendengar Rasulullah SAW bersabda:

    لا تقومُ الساعةُ حتَّى تَضطَرِبَ أَلَيَاتُ نِساءِ دَوسٍ علَى ذِى الخَلَصَةِ

    (Mafhumnya): Kiamat tidak akan terjadi, sehingga punggung wanita Daus bergoyang-goyang di Dzul Khalasoh.

    HURAIAN:

    Ibnu Atsir berkata: Yang dimaksudkan di sini ialah kiamat tidak akan terjadi sehingga kabilah Daus murtad daripada Islam, lalu wanita mereka menari berpusing-pusing mengelilingi Dzul Khalasoh, sambil menari mengoyang-goyangkan punggung mereka, seperti yang dulu mereka lakukan pada zaman jahiliyah. (Keterangan pada catatan nota kaki Huru-Hara Hari Kiamat)

    Dzul Khalasoh ialah rumah berhala di tanah/tempat Daus. Daus satu kabilah dari Yaman. (Keterangan dalam hadithprophet.com)

    ( أليات ) diberikan baris atas pada hamzah dan lam. (Menurut islamweb.net)

    Turut dilihat pada sunnah.com; hadeethenc.com.